Kantor:

KANTOR: Jl. SMPN 1 Sempu No. 1 Karangsari Kec. Sempu Kab. Banyuwangi Jawa Timur. Email: agrowangi2011@gmail.com

Rabu, 11 September 2013

CABE UNIK

Cabe bukan lagi sebatas pelengkap masakan, tapi kini telah menjadi trend baru bagi pecinta tanaman untuk dikoleksi. Sebagai contoh tanaman cabe berikut ini.
CABE UNIK

Sabtu, 13 Oktober 2012

CIRI FISIK CABE MUSIM PENGHUJAN DAN KEMARAU

Berikut saya tampilkan ciri-ciri fisik buah cabe yang cocok ditanam saat musim penghujan dan kemarau. Sebenarnya dari segi buah, ciri-ciri fisik dapat diamati saat cabe masih muda dan sudah masak. Untuk ciri-ciri fisik yang masih muda, gambarnya kita tunda dulu, sebab kami masih "memburu" foto di lapang dan hingga sekarang belum memperoleh foto yang pas.

Ciri-Ciri Fisik Cabe Yang Cocok Untuk Musim Penghujan:
  1. Buah saat masak nampak berkerut /sedikit bergelombang.
  2. Jika buah dipegang dan sedikit ditekan, agak lentur/ lunak. Dari tampak fisik sebenarnya sudah kelihatan.
  3. Warna cenderung merah kelam.
  4. Jarak percabangan (internodus) cukup panjang.
  5. Tangkai buah nampak kuat "mencengkeram" daging buah.

 Ciri-Ciri Fisik Cabe Yang Cocok Untuk Musim Kemarau:
  1. Buah cenderung cembung, pendek dan biasanya nampak lebih silau / mengkilat.
  2. Kepadatan solid dan keras sehingga mudah patah.
  3. Warna cenderung merah muda atau kekuningan.
  4. Jarak percabangan (internodus) pendek-pendek.
  5. Tangkai buah nampak kurang kokoh, sehingga mudah lepas dari daging buah.
  6. Pada umumnya buah atas sulit masak sempurna, atau merah kecoklatan.

Dari pengalaman kami budidaya cabe, ketidaksesuaian varietas terhadap cuaca atau iklim berdampak buruk pada hasil panen, khususnya gagal panen atau pembengkakan biaya. Varietas musim kemarau, jika ditanam musim penghujan membutuhkan pengawalan ekstra keras, sehingga terjadi pembengkakan biaya. Karena pada umumnya varietas musim kemarau jika ditanam musim pengujan sangat rentan terhadap golongan fungi/ jamur seperti cacar buah, busuk buah, busuk daun, bercak daun, busuk batang, busuk akar dan saat pasca panen, buah mudah patah, tankai buah mudah copot/ lepas sehingga buah tidak tahan lama dan sulit untuk pengiriman jarak jauh.

READY STOCK BENIH CABE TW (MERAH BESAR) UNTUK MUSIM PENGHUJAN
VIA SMS 087857454368

Rabu, 10 Oktober 2012

WASPADAI PANEN RAYA BULAN JANUARI-PEBRUARI 2013

Hampir enam bulan terakhir, harga cabe cukup lumayan. Pada kisaran harga 8-10 ribu per kg, sudah memberi cukup keuntungan bagi para petani. Harga cabe yang cukup bertahan lama, mendorong banyak petani berduyun-duyun kembali bertanam cabe.

Puncaknya pada Bulan September, beberapa distributir benih kehabisan stok, usaha penyemaian benih kebanjiran order dan hamparan lahan olahan siap tanam dengan mudah dijumpai dimana-mana.

Beberapa alasan yang mendorong meningkatnya budidaya cabe:
1. Harga stabil yang cukup lama di kisaran Rp 9.000 per kg.
2. Bulan September merupakan pasca panen raya padi, sehingga ketersediaan lahan budidaya cukup luas.
3. Diprediksikan Bulan Oktober 2012 hujan sudah mulai turun.

Jika benar Bulan Januari-Pebruari 2013 panen raya cabe, dapat dipastikan harga cabe akan turun draktis. Mengenai kisaran harga, belum dapat dipastikan. Akan tetapi perkiraan ini akan berkata lain jika cuaca pada saat itu cukup ekstrim. Hujan lebat berhari-hari disertai angin kencang salah satu penyebab utama kegagalan panen cabe.

Jika benar terjadi panen raya, maka diperkirakan harga cabe akan terus turun di bawah harga standart hingga empat bulan kedepan terhitung sejak Bulan Pebruari 2013. Kita harus bersikap arif dan bijak dalam mengelola manajemen budidaya cabe. Salah perhitungan akan berakibat fatal.

Senin, 18 Juni 2012

MANAJEMEN PERAWATAN CABE DI MUSIM KEMARAU

Penyakit yang sering ditemui saat musim kemarau
Hujan sudah tidak lagi mengguyur. Beberapa wilayah dilanda kekeringan. Siang terasa udara sangat panas dan pengap, tetapi malam terasa amat dingin. Orang Jawa menyebutnya musim “BEDIDING”.  Disaat inilah bunga Kopi, Randu dan lain sebagainya sedang tumbuh berbunga.
Di sisi lain, kondisi tersebut mengisyaratkan saatnya perkembangan populasi hama aphid, thrip dan lain sebagainya dalam siklus puncak. Artinya populasi mereka memasuki masa perkembang biakan paling optimal.

Apa yang harus kita lakukan?
Kongkritnya, manajemen perawatan cabe yang harus kita lakukan adalah 70% konsentrasi kita harus terfokus pada pengawalan serangan hama aphid, thrip dan sejenisnya, 15% fokus pada pengairan dan pengaturan ZPT, 10% pengawalan fungisida dan 5% lain-lain.

Thrip sp
Kenapa fokus utama pada pengawalan OPT Aphid, Thrip dan sejenisnya?
Serangan Patek/ Cacar Buah memang momok yang paling menakutkan, tetapi itu ada “momentnya” yaitu saat musim penghujan. Disaat cuaca seperti sekarang ini (kemarau di Bulan Juni 2012), yang menjadi momok utama adalah serangan hama thrips, aphid, kupu-kupuan dan sejenisnya yang berdampak pada penyebaran virus dan dapat berakibat gagal panen.

Tanaman Cabai Tampak Kerdil
ZPT juga menjadi perhatian kita yang kedua, karena perbedaan suhu yang ekstrim antara siang dan malam, biasanya produksi hormon pertumbuhan (auksin, gribelin dan sitokinin) kurang dapat terproduksi secara maksimal, terlebih jika tanaman terserang aphid, thrip dan sejenisnya, juga ketersediaan air yang kurang mencukupi. Hal ini dapat kita bandingkan bagi mereka yang punya peternakan lele. Biasanya lele tidak dapat tumbuh besar atau perkembangnya cukup lambat jika terjadi perbedaan suhu yang cukup ekstrim antara siang dan malam.
  
Bagaimana dengan fungisida?
Kutu Kebul
Saya cukup prihatin melihat petani dalam kondisi seperti sekarang ini, pengawalan fungisida seakan-akan masih menjadi perioritas utama. Fungisida tetap kita berikan karena air embun menjadikan kondisi lingkungan lembab, tetapi bukan setiap penyemprotan selalu kita berikan. Insyallah cukup dengan menggunakan fungisida “KONTAK” sudah cukup memadai dan durasinya satu minggu sekali. Perkecualian bagi wilayah yang setiap minggunya masih turun hujan.

CACATAN:
  1. Artikel ini ada kaitannya dengan “Cara Penyiraman di Musim Kemarau”, silahkan lacak di Blog ini. 
  2. Penggunaan insektisida/akarisida jangan monotun menggunakan satu jenis Bahan Aktiv, meskipun Anda fanatik terhadap obat tertentu. Gunakan berbagai jenis Bahan Aktiv (minimal 3) dan aplikasikan secara bergantian. 
  3. Jika disekitar lahan kita ada tanaman cabe (milik orang lain), usahakan bahan aktiv yang digunakan berbeda dengan yang digunakan lahan milik tetangga kita. 
Rp 1.000/Biji
 

HARGA CABE MERAH TW TINGKAT PETANI BULAN JUNI 2012 (BANYUWANGI - JAWA TIMUR)


BULAN JUNI 2012
Tgl
Kwalitas (KW)
Super (Rp)
Tanggung (Rp)
Kecil (Rp)
1
16.000
15.000
14.500
2
16.000
15.000
14.500
3
16.500
15.500
15.000
4
16.500
15.500
15.000
5
16.500
15.500
15.000
6
17.500
16.500
16.000
7
18.500
17.500
17.000
8
18.500
17.500
17.000
9
18.000
17.000
16.500
10
16.500
15.500
15.000
11
14.500
14.000
13.500
12
14.500
14.000
13.500
13
13.500
11.500
11.500
14
13.000
12.000
12.000
15
12.000
11.500
11.500
16
12.500
12.000
11.500
17
12.500
12.000
11.500
18
12.500
12.000
11.500
19
12.000
11.500
11.000
20
11.000
10.500
10.500
21
10.500
10.000
10.000
22
10.000
9.500
9.500
23
10.000
9.500
9.500
24
10.000
9.500
9.500
25
10.500
10.000
9.500
26
10.500
10.000
9.500
27
10.500
10.000
10.000
28
11.000
10.500
10.500