Kantor:

KANTOR: Jl. SMPN 1 Sempu No. 1 Karangsari Kec. Sempu Kab. Banyuwangi Jawa Timur. Email: agrowangi2011@gmail.com

Minggu, 17 Juli 2011

PENYAKIT UTAMA TANAMAN CABE PADA MUSIM PANCAROBA (Bagian II)

2. PENYAKIT VIRUS ChiVMV (Chili Veinal Mottle Virus)


ChiVMV merupakan salah satu virus penting yang menyerang tanaman cabe. Gejala khas berupa bentol-bentol hijau gelap di sekitar tulang daun. Pada buah yang terserang tampak garis-garis putih memanjang dari tangkai hingga ujung buah. Virus ini ditularkan secara mekanik lewat manusia, alat pertanian dan melalui serangga perantara (vektor) yaitu aphid atau kutu daun. Pengendalian dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lahan, monitoring terhadap munculnya gejala awal virus, mencabut dan memusnahkan tanaman yang sudah terinfeksi, mengendalikan kutu daun dengan insektisida berbahan aktif ALFA SIPERMETRIN, ABAMEKTIN dan DELTAMETRIN (Disadur dari artikel PT East West Seed Indonesia).

ASTERKING 15 EC adalah insektisida racun kontak dan lambung dengan bahan aktiv Alfa Sipermetrin 15 g/l. FUNGSI: Mengendalikan Aphid atau Kutu Daun, Ulat Grayak, Walang Sangit dan sejenisnya. Cocok digunakan untuk pengendalian awal tanaman cabe pada umur 7-30 hari. 

ASMEC 36 EC adalah insektisida racun kontak dan lambung dengan dobel bahan aktiv (abamektin 36g/l). FUNGSI: Mengendalikan hama Thrips sp, Aphid atau kutu-kutuan dan sejenisnya serta dapat emperbanyak jumlah anakan tunas.  
 Contoh Gambar Aphid atau Kutu Daun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar