Kantor:

SEKBER: Jl. Bandara Blimbingsari No. 57 Tegalwero - Blimbingsari Kec. Rogojampi Kab. Banyuwangi Jawa Timur. Email: agrowangi2011@gmail.com

Sabtu, 16 Juli 2011

PENYAKIT UTAMA TANAMAN CABE PADA MUSIM PANCAROBA (Bagian I)

Kami cukup kesulitan untuk merangkum sesederhana mungkin mengenai artikel PENYAKIT UTAMA TANAMAN CABE MUSIM PANCAROBA. Kami mencoba mencari garis besarnya sehingga kita semua dapat mudah untuk memahami. Terlebih kita dapat mengenal dan mengetahui ciri-ciri fisik karena serangan virus pada tanaman cabe gejalanya hampir sama. Dalam artikel ini, Kami membagi beberapa bagian karena keterbatasan waktu yang kami miliki.

PANCAROBA adalah masa peralihan antara dua musim utama di daerah iklim muson, yaitu antara musim penghujan dan musim kemarau. 


1. PENYAKIT VIRUS CMV (Virus Mosaik Mentimun)
CMV kepanjangan dari CUCUMBER MOSAIC VIRUS atau Virus Mosaik Mentimun. CMV merupakan virus yang paling banyak tanaman inangnya. Daun yang terinfeksi oleh virus ini tampak belang (netting-seperti jaring) menyempit serta memanjang (shoestring), dan tulang daun menjadi kuning (veinclearing). 
Buah yang terinfeksi bentuknya abnormal dan memendek. Secara umum tanaman akan menjadi kerdil. Virus ini dapat ditularkan secara mudah oleh manusia (tangan-saat melakukan pemiwilan tunas, dsb) dan lewat alat pertanian. selain itu virus ini juga dapat ditularkan oleh serangga perantara yaitu aphid atau kutu daun. Pengendalian virus ini dilakukan dengan menjaga kebersihan lahan, monitoring terhadap munculnya gejala awal virus, mencabut dan memusnahkan tanaman yang sudah terinfeksi, serta mengendalikan kutu daun dengan insektisida berbahan aktiv ALFA SIPERMETRIN, ABAMEKTIN dan DELTAMETRIN (Disadur dari artikel PT East West Seed Indonesia).






Beberapa Contoh Gambar Aphid atau Kutu Daun

 Alfa Sipermetrin 15 g/l
 Abamektin 36 g/l

Rekomendasi Insektisida


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar